Kota Bengkulu (Humas) — Suasana pagi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu semakin bermakna dengan penampilan salah satu peserta didik kelas 7J, Izza, yang dengan penuh keberanian dan rasa percaya diri menyampaikan tausyiah di hadapan seluruh siswa MTsN 1 Kota Bengkulu pada kegiatan pembiasaan pagi, Selasa (28/7/2026).
Meski masih duduk di bangku kelas VII, Izza mampu tampil dengan tenang dan lancar menyampaikan pesan-pesan keislaman yang mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa meningkatkan keimanan, menjaga akhlak mulia, serta menghormati orang tua, guru, dan sesama teman. Penyampaian tausyiah yang komunikatif mendapat perhatian dan apresiasi dari para guru maupun peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan tausyiah pagi merupakan salah satu program pembiasaan di MTsN 1 Kota Bengkulu yang bertujuan membentuk karakter religius sekaligus melatih keberanian peserta didik untuk berbicara di depan umum. Melalui program ini, siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berdakwah, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengasah keterampilan komunikasi yang baik.
Keberanian Izza tampil di depan banyak orang menjadi inspirasi bagi teman-teman seusianya. Penampilannya membuktikan bahwa dengan persiapan yang baik, kemauan untuk belajar, dan rasa percaya diri, setiap peserta didik mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., memberikan apresiasi atas penampilan Izza yang dinilai mampu menyampaikan materi tausyiah dengan bahasa yang santun, mudah dipahami, dan sarat akan pesan moral. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik lainnya untuk berani tampil, berbagi ilmu, dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan di lingkungan madrasah.
MTsN 1 Kota Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan karakter yang seimbang antara penguatan akademik dan nilai-nilai keagamaan. Melalui pembiasaan tausyiah pagi, madrasah berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan berkomunikasi yang baik sebagai bekal menghadapi masa depan.
(CH/Humas)






