Kota Bengkulu (Humas) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan pembersihan siring (saluran drainase) di depan gerbang madrasah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperlancar aliran air. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat gotong royong dan menjadi wujud sinergi antara madrasah, pemerintah, serta masyarakat.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Anshar Amin, S.Pt., didampingi Lurah dan Ketua RT wilayah Kecamatan Singaran Pati. Turut mendampingi dalam peninjauan, Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., Kepala Tata Usaha, staf tata usaha, satpam dan penjaga madrasah.
Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah, lumpur, dan rumput liar yang menyumbat saluran drainase sehingga aliran air dapat kembali lancar. Selain menjaga kebersihan lingkungan madrasah, kegiatan ini juga bertujuan mengantisipasi terjadinya genangan air saat musim hujan.

Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu beserta jajaran pemerintah setempat. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan dukungan Bapak Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Bapak Lurah, serta Ketua RT. Semoga sinergi yang baik ini terus terjalin sehingga lingkungan madrasah tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah,” ungkap Dr. Diniah.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin, S.Pt., mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan saluran drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya yang diterapkan secara bersama-sama.
Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman. Semangat gotong royong antara madrasah, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas.
(CH/Humas)






