Kota Bengkulu (Humas) — MTsN 1 Kota Bengkulu terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu di ruang Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan BNN Kota Bengkulu dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam pertemuan tersebut, pihak MTsN 1 Kota Bengkulu bersama BNN Kota Bengkulu membahas pentingnya penguatan edukasi dan pencegahan narkoba di lingkungan madrasah. Upaya preventif dinilai penting dilakukan sejak dini melalui pembinaan, edukasi, serta keterlibatan seluruh warga madrasah.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan.
“Madrasah berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan aman bagi peserta didik. Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi, pembinaan karakter, serta sinergi dengan pihak terkait,” tegas Diniah.
Menurutnya, kolaborasi dengan BNN Kota Bengkulu menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman siswa tentang bahaya narkoba sekaligus membangun kesadaran untuk berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan narkotika.
Sinergi tersebut juga diharapkan dapat mendukung berbagai program pembinaan peserta didik di MTsN 1 Kota Bengkulu, sehingga upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari pembentukan budaya hidup sehat dan berkarakter di madrasah.
Melalui kunjungan BNN Kota Bengkulu ini, MTsN 1 Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam melindungi peserta didik. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat terwujudnya madrasah yang sehat, aman, berkarakter, dan berkomitmen mencetak generasi muda yang berkualitas serta bebas dari narkoba.
(CH/Humas)






