0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

Saring Informasi, Tangkal Hoaks: Pesan M. Ruzi untuk Siswa MTsN 1 Kota Bengkulu

Citra Handayani

Okt. 28, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui persatuan dan cinta tanah air, tetapi juga melalui kecerdasan dalam menghadapi tantangan era digital. Pesan inilah yang ditekankan M. Ruzi, S.Pd., selaku pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 di MTsN 1 Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2026), di lapangan madrasah.


Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, upacara berlangsung khidmat dengan guru rumpun bahasa bertugas sebagai pelaksana upacara. Pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 menjadi salah satu momen penting untuk mengingat kembali tekad pemuda dalam membangun persatuan bangsa.


Dalam amanatnya, M. Ruzi mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di dunia digital menuntut generasi muda untuk lebih cermat, kritis, dan bertanggung jawab. Siswa diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkannya tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.


Kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter pelajar yang bijak menggunakan teknologi. Informasi yang keliru atau hoaks dapat memicu kesalahpahaman, merusak hubungan antarsesama, bahkan mengganggu persatuan. Karena itu, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui sikap saling menghargai, menjaga solidaritas, dan menggunakan media digital secara positif.


Selain mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap hoaks, M. Ruzi juga mengajak siswa menjadi generasi muda yang tangguh, memiliki daya saing, serta mampu menguasai teknologi. Kemajuan digital hendaknya dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, dan mendukung kegiatan belajar, bukan menjadi sarana menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini diharapkan seluruh warga madrasah semakin memperkuat nilai patriotisme, kegigihan, empati, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui amanat tersebut, siswa MTsN 1 Kota Bengkulu diajak memahami bahwa menjadi pemuda Indonesia pada era digital bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga tentang menjaga persatuan, berpikir kritis, dan bijak dalam menyikapi setiap informasi.
(CH/Humas)

Artikel Terkait