Kota Bengkulu (Humas) — Rabu 22 Juli 2026, Dalam rangka meningkatkan kompetensi pustakawan sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah, Pustakawan Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026, bertempat di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu.
Bimtek Literasi Informasi diikuti oleh pustakawan sekolah, madrasah, dan berbagai instansi di Kota Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola layanan perpustakaan, memperkuat kemampuan literasi informasi, serta mengembangkan inovasi layanan perpustakaan yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Keikutsertaan pustakawan MTsN 1 Kota Bengkulu merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu layanan perpustakaan sebagai pusat belajar dan sumber informasi bagi seluruh warga madrasah. Selama kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi mengenai penguatan literasi informasi, pengelolaan koleksi perpustakaan, strategi meningkatkan minat baca, pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan perpustakaan, hingga penyusunan program literasi yang kreatif dan inovatif.
Pustakawan MTsN 1 Kota Bengkulu, Destika Nataliya, S.I.Pust., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk menambah wawasan dan memperkaya keterampilan dalam mengelola perpustakaan madrasah.
“Bimbingan teknis ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru yang dapat kami terapkan di perpustakaan MTsN 1 Kota Bengkulu. Literasi informasi saat ini menjadi kebutuhan penting bagi peserta didik agar mampu mencari, memilah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Kami berharap hasil dari bimtek ini dapat mendukung lahirnya berbagai inovasi layanan perpustakaan yang lebih menarik, modern, dan mampu meningkatkan minat baca serta budaya literasi di madrasah,” ujar Destika.
Ia juga menambahkan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran yang mendukung keberhasilan peserta didik, sehingga peningkatan kompetensi pustakawan harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan.
Melalui keikutsertaan dalam Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2026 ini, MTsN 1 Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan budaya literasi. Diharapkan, kompetensi pustakawan yang semakin meningkat akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan perpustakaan madrasah serta melahirkan generasi yang cerdas, gemar membaca, berwawasan luas, dan memiliki kemampuan literasi informasi yang baik untuk menghadapi tantangan di era digital.
(CH/Humas)






