Kota Bengkulu (Humas) — Kompetensi dan kiprah guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Bengkulu kembali mendapat kepercayaan dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu. Rismayenti, M.Pd., guru Seni Budaya Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu, dipercaya menjadi salah satu juri pada Festival Tari Sapu Tangan Harmoni, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Festival Tari Sapu Tangan Harmoni ini diselenggarakan oleh Kantor Kemenag Kota Bengkulu dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Nopian Gustari, S.Pd.I., M.Pd.I. didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi penyelenggara dan ASN di lingkungan Kemenag Kota Bengkulu.
Kepercayaan kepada Rismayenti, M.Pd. sebagai juri menjadi bentuk apresiasi terhadap kompetensi dan pengalaman yang dimilikinya di bidang seni, khususnya seni tari. Dalam menjalankan tugasnya, ia bersama tim juri bertanggung jawab memberikan penilaian terhadap penampilan para peserta berdasarkan sejumlah aspek yang telah ditetapkan dalam festival.
Festival Tari Sapu Tangan Harmoni diikuti oleh 13 peserta yang berasal dari madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kemenag Kota Bengkulu. Para peserta menunjukkan kreativitas, kekompakan, serta semangat dalam membawakan tari khas Bengkulu tersebut.
Bagi MTsN 1 Kota Bengkulu, kepercayaan kepada Rismayenti, M.Pd. menjadi kebanggaan tersendiri. Kiprahnya sebagai juri menunjukkan bahwa kompetensi guru madrasah tidak hanya berperan dalam proses pembelajaran, tetapi juga dapat memberikan kontribusi dalam berbagai kegiatan seni dan kebudayaan di lingkungan Kementerian Agama.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Rismayenti, M.Pd. Menurutnya, keterlibatan guru dalam kegiatan di luar madrasah menjadi kesempatan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membawa nama baik madrasah.
Melalui Festival Tari Sapu Tangan Harmoni, semangat melestarikan seni budaya Bengkulu semakin digaungkan. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya daerah.
(CH/Humas)






