Kota Bengkulu (Humas) — Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Workshop Implementasi Deep Learning dan Insersi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Pembelajaran, operator Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu, Jefri Juanda Siregar, S.H., melaksanakan pencetakan sertifikat bagi seluruh peserta workshop sebagai bentuk dukungan terhadap tertib administrasi dan dokumentasi kegiatan.
Proses pencetakan sertifikat dilakukan setelah seluruh rangkaian workshop selesai dilaksanakan. Sertifikat ini akan diberikan kepada para guru sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan peningkatan kompetensi yang mengusung implementasi pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan penguatan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Jefri Juanda Siregar, S.H., memastikan setiap sertifikat dicetak dengan teliti sesuai data peserta agar tidak terjadi kesalahan penulisan identitas maupun keterangan kegiatan. Ketelitian dalam proses administrasi menjadi bagian penting untuk menjamin kualitas layanan administrasi madrasah.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., mengapresiasi kinerja operator yang telah bekerja dengan cermat dan sigap dalam menyiapkan sertifikat peserta. Menurutnya, kelengkapan administrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan sebuah kegiatan.
“Keberhasilan sebuah workshop tidak hanya dilihat dari pelaksanaannya, tetapi juga dari penyelesaian administrasi yang tertib dan tepat waktu. Terima kasih kepada operator yang telah mendukung kelancaran proses ini sehingga sertifikat peserta dapat segera diserahkan,” ujar Dr. Diniah.
Melalui penyelesaian pencetakan sertifikat ini, MTsN 1 Kota Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi yang profesional, akurat, dan berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru serta pengembangan mutu pendidikan di madrasah.
(CH/Humas)






