0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

Di Tengah Duka, Kelas 7H MTsN 1 Bengkulu Tunjukkan Arti Persahabatan

Citra Handayani

Nov. 6, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — Persahabatan tidak hanya terjalin dalam kebersamaan dan suka cita, tetapi juga terlihat ketika seorang sahabat sedang menghadapi masa sulit. Nilai itulah yang ditunjukkan oleh wali kelas bersama siswa kelas 7H MTsN 1 Kota Bengkulu melalui kunjungan duka ke kediaman Darrel Anugrah Sufi sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga, bertempat di jalan. Bandaraya, Jumat (6/11/2026).


Kunjungan tersebut didampingi oleh Wali Kelas 7H, Irawati Nasri, S.Pd. Kehadiran wali kelas dan teman-teman sekelas menjadi wujud nyata solidaritas serta kepedulian antarsesama. Mereka datang untuk menyampaikan belasungkawa, memberikan doa, dan menunjukkan bahwa Darrel tidak sendiri dalam menghadapi masa duka.


Dalam kesempatan tersebut, Irawati Nasri menyampaikan pesan penuh perhatian kepada Darrel agar tetap kuat dan tidak kehilangan semangat dalam menjalani hari-hari ke depan.


“Untuk Darrel, tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini. Tetap semangat dalam belajar, jangan menyerah, dan jangan lupa untuk selalu berdoa. Semoga Allah memberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan bagi Darrel dan keluarga,” pesannya.


Momen ini menjadi pengingat bahwa lingkungan madrasah bukan sekadar tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kepedulian sederhana, para siswa belajar memahami perasaan orang lain, menghargai keadaan sahabat, serta hadir memberikan dukungan ketika dibutuhkan.


Bagi siswa kelas 7H, kunjungan ini menjadi pengalaman bermakna tentang arti persahabatan yang sesungguhnya. Persahabatan bukan hanya tentang bermain dan belajar bersama di kelas, melainkan juga tentang saling menguatkan, berbagi kepedulian, dan tetap hadir dalam keadaan apa pun.


Pendampingan wali kelas turut memperlihatkan bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui tindakan nyata. Sikap empati, solidaritas, dan kebersamaan tidak cukup hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.


Kehadiran keluarga besar kelas 7H diharapkan dapat memberikan semangat dan penguatan bagi Darrel serta keluarganya. Meski tidak dapat menghapus kesedihan yang dirasakan, perhatian dan doa dari orang-orang terdekat diharapkan menjadi pengingat bahwa masih banyak sahabat yang peduli dan siap membersamai.


Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendorong tumbuhnya budaya madrasah yang menjunjung tinggi kepedulian, kasih sayang, dan persaudaraan. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya tercermin dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter peserta didik dalam memperlakukan sesama.
(CH/Humas)

Artikel Terkait