Kota Bengkulu (Humas) — Komitmen menjaga kesehatan peserta didik tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi berlanjut melalui pembinaan dan pendampingan. MTsN 1 Kota Bengkulu bersama Puskesmas Jembatan Kecil menggelar pembinaan kesehatan siswa sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Selasa (20/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di Masjid An-Nur MTsN 1 Kota Bengkulu.
Kegiatan ini diikuti siswa kelas VII dengan pendampingan langsung orang tua atau wali siswa. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MTsN 1 Kota Bengkulu, Ice Novaliasni, S.Pd dan Citra Handayani, S.Kep bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Novita Lestari, M.H.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menegaskan bahwa kesehatan peserta didik merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan. Menurutnya, tindak lanjut pemeriksaan kesehatan perlu mendapat perhatian agar siswa dan orang tua semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Pemeriksaan kesehatan bukanlah akhir dari upaya menjaga kesehatan peserta didik. Pembinaan dan pendampingan perlu dilakukan agar siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, serta orang tua dapat ikut berperan dalam mendukung kesehatan anak di rumah,” ujar Dr. Diniah.
Pembinaan ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat perhatian terhadap kesehatan remaja setelah pelaksanaan CKG. Melalui kegiatan tersebut, siswa dan orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta memperhatikan tindak lanjut hasil pemeriksaan sesuai arahan tenaga kesehatan.
Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pendampingan keluarga diharapkan dapat membantu siswa menerapkan kebiasaan hidup sehat, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Dengan demikian, perhatian terhadap kesehatan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan dan pihak madrasah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif keluarga.
Kolaborasi antara MTsN 1 Kota Bengkulu, Puskesmas Jembatan Kecil, dan orang tua menunjukkan pentingnya sinergi dalam mendukung tumbuh kembang remaja. Madrasah tidak hanya berperan dalam pendidikan akademik dan pembentukan karakter, tetapi juga turut mendukung terciptanya lingkungan belajar yang memperhatikan kesehatan peserta didik.
Melalui pembinaan lanjutan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu berharap kepedulian terhadap kesehatan remaja semakin meningkat. Tindak lanjut hasil CKG diharapkan menjadi langkah nyata untuk membangun kesadaran siswa dan keluarga akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen MTsN 1 Kota Bengkulu dalam mewujudkan madrasah yang peduli terhadap kesehatan peserta didik melalui kolaborasi berkelanjutan antara madrasah, tenaga kesehatan, dan keluarga.
(CH/Humas)






