Kota Bengkulu (Humas) — Kreativitas generasi muda tidak hanya terlihat dari apa yang mereka ciptakan, tetapi juga dari pesan yang mereka sampaikan. Semangat tersebut hadir melalui lomba video kreatif siswa MTsN 1 Kota Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026. Melalui karya audiovisual, siswa mendapat ruang untuk mengembangkan ide, mengasah keterampilan digital, dan mengekspresikan semangat kebangsaan dengan cara yang kreatif dan inspiratif. Kegiatan lomba dan penilaian dilaksanakan di ruang podcast MTsN 1 Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2026).
Lomba video kreatif ini dikoordinatori oleh Dra. Sri Kosmita, dengan melibatkan guru mata pelajaran Matematika dan Al-Qur’an Hadis sebagai anggota panitia. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas digital dapat menjadi bagian dari pendidikan yang mengintegrasikan keterampilan, pengetahuan, dan pembentukan karakter siswa.
Koordinator lomba video kreatif, Dra. Sri Kosmita, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus menyampaikan pesan kebangsaan melalui media digital.
“Melalui lomba video kreatif ini, kami ingin memberikan ruang kepada siswa untuk menuangkan ide, mengembangkan kreativitas, dan memanfaatkan teknologi secara positif. Kami berharap karya yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengandung pesan tentang persatuan, semangat kebangsaan, dan nilai-nilai Sumpah Pemuda,” ujarnya.
Proses penilaian karya dilakukan oleh Henggar Wiecaksono, S.Pd., dan Metaria Juni Wijaya, M.Pd. Penilaian diarahkan pada kualitas karya sesuai kriteria lomba, termasuk kreativitas ide, penyampaian pesan, serta pengolahan unsur audiovisual yang mendukung cerita.
Melalui lomba ini, siswa didorong untuk memahami bahwa video bukan sekadar rekaman gambar dan suara. Perpaduan visual, narasi, musik, dan penyuntingan dapat menjadi media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan gagasan, membangun kesadaran, serta menginspirasi orang lain. Karya audiovisual juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar menyusun cerita, bekerja sama, dan memanfaatkan teknologi secara positif.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan cinta tanah air. Di tengah perkembangan teknologi digital, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media, tetapi juga mampu menghasilkan konten yang kreatif, bertanggung jawab, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui karya video, siswa dapat menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam bahasa visual yang dekat dengan kehidupan generasi masa kini. Kreativitas tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan agar tetap relevan dan terus tumbuh di tengah perubahan zaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan potensi diri di luar pembelajaran rutin. Dengan dukungan madrasah dan pendampingan guru, kreativitas audiovisual diharapkan dapat berkembang menjadi keterampilan yang bermanfaat, sekaligus memperkuat rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, dan kepedulian terhadap bangsa.
MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendorong peserta didik untuk berkarya, berinovasi, dan menggunakan teknologi secara bijak. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada peringatan seremonial, tetapi tercermin dalam tindakan nyata generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
(CH/Humas)






