Kota Bengkulu (Humas) — Majalah dinding (mading) bukan sekadar media untuk menempelkan tulisan dan gambar, melainkan ruang bagi siswa untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas, dan menumbuhkan semangat kebangsaan. Semangat inilah yang tercermin dalam lomba kreasi mading siswa MTsN 1 Kota Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026. Kegiatan Lomba dilaksanakan di ruang BK, Rabu (28/10/2026).
Melalui kegiatan ini, siswa mendapat kesempatan untuk mengolah ide menjadi karya yang menarik dan bermakna. Perpaduan tulisan, gambar, warna, serta berbagai elemen visual menjadi sarana untuk menyampaikan pesan tentang persatuan, keberagaman, cinta tanah air, dan peran generasi muda dalam membangun Indonesia.
Lomba kreasi mading juga mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi dan komunikasi. Mereka belajar memilih informasi, menyusun pesan, menata tampilan, serta bekerja sama dalam menghasilkan karya yang informatif dan kreatif. Proses tersebut menjadi pengalaman belajar yang melatih tanggung jawab, ketelitian, dan kemampuan menyampaikan gagasan secara visual.
Koordinator lomba menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.
“Melalui lomba kreasi mading ini, kami ingin memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan literasi, serta menyampaikan gagasan tentang persatuan dan semangat kebangsaan. Kami berharap siswa memahami bahwa setiap karya dapat membawa pesan positif dan menginspirasi orang lain. Semangat Sumpah Pemuda hendaknya diwujudkan melalui kerja sama, sikap saling menghargai, dan kontribusi nyata bagi bangsa,” ungkapnya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Melalui karya mading, siswa dapat mengekspresikan pemahaman mereka tentang nilai-nilai kebangsaan dengan cara yang dekat dengan dunia pelajar dan sesuai dengan kreativitas generasi muda.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas. Ruang berekspresi seperti lomba kreasi mading dapat menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri, mengasah kemampuan berpikir kreatif, serta memperkuat semangat kolaborasi antarsiswa.
MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif yang memadukan kreativitas, literasi, dan pendidikan karakter. Diharapkan, pengalaman berkarya ini dapat menumbuhkan kebiasaan menyampaikan ide secara bertanggung jawab serta memperkuat kepedulian terhadap bangsa dan negara.
(CH/Humas)






