Kota Bengkulu (Humas) — Komitmen membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas narkoba terus diperkuat MTsN 1 Kota Bengkulu. Tiga siswa madrasah tersebut, Karunia, Kenzie, dan Bagas, mengikuti Pelatihan Teknis Pendidikan Sebaya Antinarkotika yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu di Hotel Adeeva, Rabu hingga Jumat, 21–23 Oktober 2026.
Ketiga siswa tersebut merupakan perwakilan dari organisasi OSIM-MPK, ekstrakurikuler Matematika Club, dan Pramuka. Keikutsertaan mereka menjadi langkah strategis untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menyampaikan edukasi tentang bahaya narkotika kepada teman sebaya. Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Novita Lestari, M.H.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., mendukung keikutsertaan ketiga siswa tersebut sebagai langkah positif dalam membangun kesadaran antinarkoba di kalangan pelajar. Menurutnya, pendidikan dan pembinaan karakter perlu berjalan beriringan agar peserta didik memiliki pengetahuan, keberanian, serta kemampuan memilih pergaulan yang sehat.
“Keikutsertaan siswa dalam pelatihan ini diharapkan menjadi bekal untuk membangun kesadaran antinarkoba di lingkungan madrasah. Kami ingin peserta didik tidak hanya mampu menjaga dirinya sendiri, tetapi juga menjadi teladan dan mengajak teman-temannya melakukan hal-hal positif,” Ujar Diniah
Melalui pelatihan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami bahaya penyalahgunaan narkotika, tetapi juga mampu menjadi pelopor sebaya yang berani menyuarakan pesan antinarkoba, membangun pergaulan positif, serta mengajak teman-temannya menjauhi perilaku berisiko.
Peran pelopor sebaya menjadi penting karena edukasi yang disampaikan antarteman dapat membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, siswa diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Keikutsertaan perwakilan dari OSIM-MPK, Matematika Club, dan Pramuka juga mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dan ekstrakurikuler dalam membangun kesadaran bersama. Para siswa diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekannya melalui kegiatan edukatif dan keteladanan positif.
MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Melalui keterlibatan dalam pelatihan yang diselenggarakan BNN Kota Bengkulu ini, ketiga siswa diharapkan menjadi penggerak edukasi sebaya yang berkontribusi dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.
(CH/Humas)






