Kota Bengkulu (Humas) — Empat guru MTsN 1 Kota Bengkulu terpilih secara acak melalui aplikasi Sahabat KBC yang terhubung dengan Education Management Information System (EMIS) untuk mengikuti Survei Nasional Sahabat KBC Tahun 2026. Kegiatan pengisian survei berlangsung di Laboratorium Komputer MTsN 1 Kota Bengkulu, Selasa (20/10/2026), sebagai bagian dari partisipasi madrasah dalam penguatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Keempat guru yang mengikuti survei tersebut adalah Dr. Mega Haryanti, M.Pd.I., Dra. Nurul Hasanah, M.Pd.I., Ramhi Hayati, S.Ag., dan Ach. Jainuri, S.Pd. Pemilihan secara acak melalui aplikasi menjadi dasar keterlibatan mereka sebagai responden dalam survei nasional tersebut.
Selama pelaksanaan kegiatan, para guru didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Chrislia Mita Pramesty, S.Pd.Gr. Dukungan teknis diberikan oleh operator madrasah, Jefri Juanda Siregar, S.H., bersama teknisi Muhammad Abdul Aziz, S.T., dan Prima Ramadani, S.Pd., untuk membantu kelancaran proses pengisian survei.
Survei Nasional Sahabat KBC 2026 menjadi salah satu kegiatan yang berkaitan dengan penguatan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan pendidikan madrasah. Partisipasi guru sebagai responden diharapkan dapat mendukung pengumpulan informasi sesuai dengan tujuan dan instrumen survei yang ditetapkan.
Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai cinta dalam proses pendidikan, termasuk cinta kepada Allah Swt., cinta ilmu pengetahuan, cinta sesama manusia, cinta lingkungan, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan untuk membangun pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, karakter, empati, dan kepedulian sosial peserta didik.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., terus mendorong penguatan kualitas pendidikan yang mengintegrasikan pencapaian akademik dengan pembentukan karakter. Keterlibatan empat guru dalam survei ini menjadi bagian dari partisipasi madrasah dalam mendukung agenda penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai cinta.
Pelaksanaan survei di laboratorium komputer juga didukung oleh koordinasi antara guru, unsur kurikulum, operator, dan teknisi madrasah. Sinergi tersebut membantu memastikan para responden memperoleh pendampingan teknis selama proses pengisian berlangsung.
Melalui partisipasi dalam Survei Nasional Sahabat KBC 2026, MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendukung upaya penguatan pendidikan madrasah yang humanis dan berkarakter. Semangat Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan semakin tercermin dalam pembelajaran dan interaksi sehari-hari, sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya akhlak mulia, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama.
(CH/Humas)






