Kota Bengkulu (Humas) — Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat identitas keislaman, menanamkan karakter religius, dan menumbuhkan semangat kebangsaan generasi madrasah. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si, saat mengikuti kegiatan Persiapan Upacara Hari Santri 2026 di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini diselenggarakan berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 22 Tahun 2026 tanggal 30 September 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Hari Santri 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara agar berjalan tertib, khidmat, dan bermakna.
Bagi Dr. Diniah, momentum Hari Santri memiliki arti penting bagi pendidikan madrasah. Nilai perjuangan santri, keteguhan iman, kecintaan terhadap ilmu, kedisiplinan, dan semangat menjaga persatuan bangsa merupakan bagian dari karakter yang perlu terus ditanamkan kepada peserta didik.
Identitas generasi madrasah tidak hanya tercermin dari pengetahuan agama yang dimiliki, tetapi juga dari akhlak, sikap toleran, tanggung jawab, serta kemampuan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, peringatan Hari Santri dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk menjadikan nilai agama sebagai landasan dalam belajar, berinteraksi, dan berkarya.
Partisipasi Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu dalam persiapan kegiatan ini juga mencerminkan dukungan madrasah terhadap program Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan karakter. Semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi berlanjut melalui pembiasaan positif di lingkungan madrasah, mulai dari kedisiplinan, pembinaan ibadah, penghormatan kepada guru, hingga kepedulian terhadap sesama.
Bagi MTsN 1 Kota Bengkulu, penguatan karakter religius berjalan seiring dengan pembentukan generasi yang cerdas, mandiri, berprestasi, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air. Perpaduan nilai keagamaan dan kebangsaan menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Melalui momentum Hari Santri 2026, MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendukung terwujudnya generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam iman, santun dalam perilaku, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
(CH/Humas)






