0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

Cegah Konflik, Jaga Kepercayaan: MTsN 1 Kota Bengkulu Teguhkan Integritas ASN

Citra Handayani

Okt. 19, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — Membangun madrasah yang berintegritas dimulai dari komitmen setiap aparatur dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Semangat tersebut ditunjukkan MTsN 1 Kota Bengkulu melalui partisipasi Kepala Madrasah, wakil kepala madrasah, guru, dan staf tata usaha dalam kegiatan Sosialisasi Pengisian Modul Conflict of Interest (COI) atau Pengelolaan Konflik Kepentingan bagi ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu ini menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman ASN mengenai pencegahan dan pengelolaan potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si, bersama para wakil kepala madrasah, guru, dan staf tata usaha mengikuti sosialisasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung tata kelola madrasah yang berintegritas. Keterlibatan seluruh unsur madrasah ini menegaskan bahwa integritas bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan kewajiban setiap ASN.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut atas arahan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI terkait pengisian modul pengelolaan konflik kepentingan serta mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 603 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Konflik Kepentingan pada Kementerian Agama.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi konflik antara kepentingan pribadi dan kepentingan kedinasan, menjaga objektivitas dalam mengambil keputusan, serta menghindari situasi yang dapat memengaruhi profesionalitas dan kepercayaan terhadap pelayanan publik.

Bagi MTsN 1 Kota Bengkulu, pemahaman tentang Conflict of Interest (COI) menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang sehat dan akuntabel. Setiap ASN diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan, mengutamakan kepentingan organisasi, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan madrasah.

Partisipasi kepala madrasah, wakil kepala, guru, dan staf tata usaha juga menjadi langkah untuk menyamakan pemahaman seluruh unsur madrasah dalam menindaklanjuti pengisian formulir konflik kepentingan yang dijadwalkan pada Rabu, 21 Oktober 2026, sesuai informasi dalam undangan kegiatan.

Dengan penguatan pemahaman tersebut, MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendorong terwujudnya lingkungan kerja yang menjunjung tinggi integritas, disiplin, transparansi, dan akuntabilitas. Komitmen ini diharapkan tidak berhenti pada keikutsertaan dalam sosialisasi, tetapi tercermin nyata dalam perilaku kerja dan kualitas pelayanan kepada peserta didik serta masyarakat.

(CH/Humas)

Artikel Terkait