Kota Bengkulu (Humas) — Membawa nama madrasah, tiga siswa MTsN 1 Kota Bengkulu berjuang dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Provinsi Bengkulu 2026 yang berlangsung pada 5–6 Oktober 2026 di MAN 2 Kota Bengkulu.
Ketiga siswa tersebut yakni Meisya Nazwa Efendi pada bidang IPS, serta Ghaizan Alfif Zulkifli dan Kenzie Mandala Al-Fajar pada bidang Matematika. Mereka berhasil melaju ke tingkat provinsi setelah melewati tahapan seleksi dan pembinaan di tingkat madrasah.
Perjuangan ketiga siswa mendapat dukungan langsung dari Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si. Kepala Madrasah hadir mendampingi siswa bersama Waka Kesiswaan, Novita Lestari, M.H., Waka Kurikulum, Chrislia Mita Pramesty, S.Pd.Gr., dan guru pembimbing sebagai bentuk dukungan serta motivasi agar siswa mampu tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik.
Pembinaan dilakukan oleh guru sesuai bidang kompetisi, yakni Metaria Juni Wijaya, M.Pd. untuk Matematika serta Zurida, M.TPd. dan Santiana Ulfah, S.Pd. untuk IPS. Kolaborasi pimpinan madrasah dan guru pembimbing menjadi bagian dari upaya mengawal kesiapan siswa menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., memberikan semangat kepada para siswa agar tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga menjadikan OMI sebagai pengalaman untuk mengembangkan kemampuan dan membangun kepercayaan diri.
“Maksimalkan ikhtiar, tetap percaya diri, dan berikan yang terbaik. Jadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” pesan Dr. Diniah.
Keikutsertaan tiga siswa pada OMI Provinsi 2026 menjadi bagian dari komitmen MTsN 1 Kota Bengkulu dalam membuka ruang prestasi bagi peserta didik. Dukungan langsung Kepala Madrasah dan pendampingan guru diharapkan semakin menguatkan semangat siswa untuk terus berprestasi dan membawa nama baik madrasah.
(CH/Humas)






