0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

Kawal 375 Siswa, Ketua Panitia MTsN 1 Kota Bengkulu Sukseskan UKBI Adaptif Bersama Balai Bahasa Provinsi Bengkulu

Citra Handayani

Okt. 2, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — Sebanyak 375 siswa MTsN 1 Kota Bengkulu mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif 2026, Jumat (2/10/2026). Pelaksanaan UKBI dikawal panitia madrasah dengan pendampingan Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Ketua Panitia UKBI MTsN 1 Kota Bengkulu, Darmaini, S.Pd bersama tim panitia melakukan koordinasi dan pemantauan selama pelaksanaan ujian. Pendampingan dari Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu turut membantu memastikan aspek teknis pelaksanaan berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan peserta hingga proses ujian berbasis digital.


UKBI dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti siswa kelas IX A–F pada pukul 07.30–09.30 WIB, sedangkan sesi kedua diikuti siswa kelas IX G–K pada pukul 09.30–12.00 WIB. Peserta mengikuti ujian di ruang kelas masing-masing, sementara siswa yang menggunakan laptop memanfaatkan Laboratorium Komputer MTsN 1 Kota Bengkulu.


Ketua Panitia UKBI menyampaikan bahwa koordinasi dan kesiapan teknis menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kegiatan. “Kami berupaya memastikan seluruh persiapan dan pelaksanaan UKBI berjalan tertib. Pendampingan dari Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu sangat membantu dalam memberikan arahan teknis, sehingga siswa dapat mengikuti ujian dengan lebih terarah,” ujarnya.


Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., mengapresiasi kerja panitia serta pendampingan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu.

“Kami mengapresiasi panitia dan Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu yang telah bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga UKBI memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi siswa dalam mengukur dan meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia,” ungkapnya.


Pelaksanaan UKBI Adaptif 2026 menjadi bagian dari upaya MTsN 1 Kota Bengkulu memperkuat budaya literasi dan kompetensi berbahasa siswa. Kolaborasi antara panitia madrasah dan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu diharapkan terus mendukung pengembangan kemampuan berbahasa Indonesia di lingkungan madrasah.


(CH/Humas)

Artikel Terkait