Kota Bengkulu (Humas) — MTsN 1 Kota Bengkulu berkolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu dalam pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif 2026 bagi siswa kelas IX, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah madrasah dalam mengukur sekaligus mendorong peningkatan kompetensi berbahasa Indonesia peserta didik.
Pelaksanaan UKBI berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti siswa kelas IX A–F pada pukul 07.30–09.30 WIB, sedangkan sesi kedua diikuti siswa kelas IX G–K pada pukul 09.30–12.00 WIB. Ujian dilaksanakan di ruang kelas masing-masing, sementara sebagian siswa mengikuti UKBI di Laboratorium Komputer.
Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu turut mendampingi pelaksanaan kegiatan untuk memastikan proses ujian berjalan sesuai dengan ketentuan dan teknis yang telah ditetapkan. Panitia MTsN 1 Kota Bengkulu bersama wali kelas dan guru juga berperan dalam mendukung kesiapan serta ketertiban siswa selama mengikuti UKBI.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu. “Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia. Kami berharap siswa mengikuti UKBI dengan sungguh-sungguh dan menjadikan hasilnya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan, siswa diarahkan mempersiapkan perangkat yang digunakan untuk UKBI, memastikan koneksi internet, serta membawa headset atau earphone untuk mendukung bagian menyimak. Siswa yang tidak dapat menggunakan telepon seluler juga dapat mengikuti ujian menggunakan laptop.
Melalui UKBI Adaptif 2026, MTsN 1 Kota Bengkulu terus memperkuat budaya literasi dan pengembangan kompetensi siswa. Kolaborasi bersama Balai Bahasa Provinsi Bengkulu diharapkan dapat mendukung upaya madrasah dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia di lingkungan pendidikan.
(CH/humas)






