Kota Bengkulu (Humas) — Debat kandidat Ketua dan Wakil Ketua OSIM-MPK MTsN 1 Kota Bengkulu masa bakti 2026–2027 berlangsung semakin menarik dengan hadirnya tim panelis yang bertugas menguji visi, gagasan, dan kesiapan dua pasangan calon. Tim panelis terdiri dari Kepala Tata Usaha MTsN 1 Kota Bengkulu, Mawarni, M.Pd.; Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Novita Lestari, M.H., serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Chrislia Mita Pramesty, S.Pd.Gr.
Ketiga panelis memberikan sejumlah pertanyaan kepada masing-masing paslon untuk menggali cara berpikir, kemampuan menyampaikan pendapat, serta kesiapan mereka dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM-MPK. Pertanyaan yang diberikan menjadi ruang bagi para kandidat untuk menunjukkan pemahaman, keberanian, dan kemampuan merespons berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan organisasi siswa.
Debat berlangsung di hadapan warga madrasah yang terdiri atas wakil kepala madrasah, guru, staf Tata Usaha, serta seluruh siswa MTsN 1 Kota Bengkulu. Suasana semakin semarak ketika kedua paslon bergantian menjawab pertanyaan panelis dan menyampaikan pandangan mereka di hadapan para peserta.
Sebagai panelis, Mawarni, M.Pd. tidak hanya menguji kemampuan kandidat dalam menjawab pertanyaan, tetapi juga memberikan ruang pembelajaran tentang pentingnya tanggung jawab dalam kepemimpinan. Sementara itu, Novita Lestari, M.H. turut menggali kesiapan kandidat dari sisi kesiswaan dan organisasi, sedangkan Chrislia Mita Pramesty, S.Pd.Gr. mengarahkan pertanyaan pada aspek pemikiran, program, serta kesiapan calon dalam mendukung lingkungan pembelajaran di madrasah.
Kegiatan debat tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan demokrasi di MTsN 1 Kota Bengkulu. Melalui proses ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana menyampaikan gagasan, mendengarkan pandangan berbeda, menjawab pertanyaan secara santun, serta membangun sikap sportif dalam sebuah kontestasi organisasi.
Pembina OSIM-MPK Melda Nuari Handini, M.Pd. turut mendampingi rangkaian kegiatan. Menurutnya, debat kandidat merupakan salah satu tahapan pembinaan yang dapat membantu siswa mengembangkan keberanian, kemampuan berkomunikasi, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.
Melalui peran tim panelis, debat kandidat OSIM-MPK tidak sekadar menjadi ajang penyampaian visi dan misi, tetapi juga menjadi ruang bagi dua paslon untuk menguji kesiapan mereka sebelum mendapatkan amanah dari warga madrasah. Proses tersebut diharapkan melahirkan pemimpin siswa yang mampu menjalankan organisasi dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi MTsN 1 Kota Bengkulu.
(CH/Humas)






