Kota Bengkulu (Humas) — Siswa kelas IX A MTsN 1 Kota Bengkulu mengikuti praktik pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk membuktikan Hukum Archimedes, khususnya konsep benda yang tenggelam, melayang, dan mengapung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium IPA MTsN 1 Kota Bengkulu, Rabu (16/9/2026).
Didampingi guru IPA Hj. Zetmi Heriyanti, M.Pd., siswa melakukan eksperimen sederhana menggunakan telur, air, dan garam sebagai media percobaan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengamati secara langsung perubahan posisi telur di dalam air.

Pada percobaan ini, siswa memasukkan telur ke dalam air, kemudian menambahkan garam secara bertahap. Siswa mengamati perubahan yang terjadi, mulai dari telur yang tenggelam, kemudian melayang, hingga akhirnya mengapung.
Eksperimen ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami konsep Hukum Archimedes. Penambahan garam membuat massa jenis air meningkat sehingga memengaruhi gaya ke atas yang bekerja pada telur.
Hj. Zetmi Heriyanti, M.Pd., menjelaskan bahwa praktik secara langsung membantu siswa lebih mudah memahami materi yang sebelumnya dipelajari secara teori.

“Melalui eksperimen sederhana ini, siswa dapat melihat dan membuktikan secara langsung bagaimana suatu benda dapat tenggelam, melayang, maupun mengapung,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan percobaan. Mereka melakukan pengamatan, berdiskusi, serta mencatat hasil eksperimen untuk kemudian menarik kesimpulan berdasarkan konsep yang telah dipelajari.
Kegiatan praktik IPA ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran aktif dan menyenangkan di MTsN 1 Kota Bengkulu. Selain memperkuat pemahaman konsep, kegiatan tersebut juga melatih keterampilan mengamati, berpikir kritis, bekerja sama, dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil percobaan.
(CH/Humas)






