Kota Bengkulu (Humas) — Tiga siswa MTsN 1 Kota Bengkulu menunjukkan semangat dan kesiapan dalam mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten/Kota bidang Matematika yang dilaksanakan di MAN 1 Kota Bengkulu, Selasa (8/9/2026). Ketiga siswa tersebut yakni Fadhil Alfathir, Gaizan Alfif Zulkifli, dan Kenzie Mandala Al-Fajar.
Keikutsertaan ketiganya dalam ajang OMI 2026 menjadi bagian dari komitmen MTsN 1 Kota Bengkulu dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi akademik, khususnya di bidang Matematika. Kompetisi ini sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan, meningkatkan pengalaman, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi kompetisi tingkat madrasah.
Sebelum mengikuti kompetisi, ketiga siswa telah mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Metaria Juni Wijaya, M.Pd. dan Hj. Hasna Fatmawita, S.Si. selaku guru pembimbing Matematika. Pembinaan dilakukan untuk memantapkan pemahaman materi, melatih kemampuan berpikir logis dan analitis, serta membiasakan siswa menghadapi berbagai bentuk soal yang membutuhkan ketelitian dan strategi penyelesaian.
Pada pelaksanaan OMI 2026 di MAN 1 Kota Bengkulu, Fadhil, Gaizan, dan Kenzie mengikuti kompetisi dengan penuh konsentrasi. Ketiganya berusaha mengerjakan setiap soal dengan kemampuan terbaik serta tetap menjaga semangat dan sportivitas selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., memberikan apresiasi kepada ketiga siswa yang telah mewakili madrasah dalam ajang OMI 2026 bidang Matematika. Menurutnya, keberanian siswa untuk mengikuti kompetisi merupakan bagian penting dari proses pengembangan potensi dan pembentukan karakter.
“Kami memberikan apresiasi kepada Fadhil, Gaizan, dan Kenzie yang telah membawa nama MTsN 1 Kota Bengkulu dalam OMI 2026. Ikuti kompetisi dengan percaya diri, fokus, dan tetap menjunjung sportivitas. Apa pun hasilnya, pengalaman ini menjadi bagian penting dalam proses belajar dan pengembangan diri,” ujar Dr. Diniah.
Dukungan juga diberikan kepada waka kesiswaan, Novita Lestari, M.H., bersama para guru pembimbing yang telah mendampingi siswa dalam proses persiapan. Metaria Juni Wijaya, M.Pd. dan Hj. Hasna Fatmawita, S.Si. terus memberikan arahan dan motivasi agar siswa mampu menghadapi kompetisi secara optimal.
Pembinaan Matematika yang dilakukan secara terarah diharapkan tidak hanya memberikan kalangan siswa. Kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, ketelitian, dan ketekunan menjadi keterampilan yang terus dikembangkan melalui proses pembinaan tersebut.
Bagi MTsN 1 Kota Bengkulu, keikutsertaan dalam OMI 2026 merupakan salah satu bentuk dukungan madrasah terhadap pengembangan prestasi akademik siswa. Madrasah berharap pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi motivasi bagi Fadhil, Gaizan, dan Kenzie untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan berprestasi.
Dengan semangat, persiapan, dan dukungan dari madrasah serta guru pembimbing, ketiga siswa MTsN 1 Kota Bengkulu siap memberikan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti OMI 2026 bidang Matematika.
(CH/Humas)






