0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

MTsN 1 Kota Bengkulu Jadi Pilot Site: Guru dan Siswa Ikuti Bimtek Model Pembelajaran Fiqh Digital Reflektif

Citra Handayani

Sep. 7, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — MTsN 1 Kota Bengkulu menjadi salah satu pilot site dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Model Pembelajaran Fiqh Digital Reflektif melalui Pengembangan dan Uji Kelayakan E-Fiqh Reflektif Project Log untuk Penguatan Mindful Worship. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026) di ruang aula MTsN 1 Kota Bengkulu.


Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan dosen Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember. Bimtek diikuti oleh guru PAI dan siswa MTsN 1 Kota Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan inovasi pembelajaran Fiqh yang memanfaatkan teknologi digital dengan pendekatan reflektif.


Melalui E-Fiqh Reflektif Project Log, peserta diperkenalkan pada model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman materi Fiqh, tetapi juga mendorong siswa untuk melakukan refleksi terhadap proses dan pengalaman beribadah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami serta mengamalkan nilai-nilai ibadah secara lebih sadar, bermakna, dan kontekstual.


Sebagai salah satu pilot site, MTsN 1 Kota Bengkulu turut berperan dalam mendukung proses pengembangan dan uji kelayakan model pembelajaran tersebut. Keterlibatan guru PAI dan siswa menjadi bagian penting untuk memperoleh pengalaman serta masukan dalam penerapan E-Fiqh Reflektif Project Log di lingkungan madrasah.


Kegiatan turut mendapat pendampingan dari unsur pimpinan MTsN 1 Kota Bengkulu. Hadir mendampingi Kepala Tata Usaha Mawarni, S.Pd., M.Pd., Waka Humas Bastari, M.Ag., dan Waka Kesiswaan Novita Lestari, M.H. Kehadiran unsur pimpinan ini menjadi bentuk dukungan madrasah terhadap pengembangan kompetensi guru dan inovasi pembelajaran yang melibatkan peserta didik.


Bimtek berlangsung dengan antusias dan interaktif. Guru PAI dan siswa mengikuti rangkaian kegiatan serta terlibat dalam pengenalan dan praktik model pembelajaran yang dikembangkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan guru semakin siap menerapkan pembelajaran Fiqh yang inovatif, sementara siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan reflektif.


Kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah melalui kegiatan ini menjadi langkah positif dalam mendukung transformasi pembelajaran berbasis digital. Dengan pengembangan E-Fiqh Reflektif Project Log, pembelajaran Fiqh diharapkan tidak hanya meningkatkan penguasaan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu memperkuat kesadaran dan kebiasaan beribadah siswa melalui pendekatan Mindful Worship.


(CH/Humas)

Artikel Terkait