Kota Bengkulu (Humas) — Dalam upaya menciptakan lingkungan madrasah yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembelajaran, Tim Satuan Anti Narkoba (SAN) Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu menggelar kegiatan razia edukatif terhadap barang-barang yang dilarang dibawa ke lingkungan madrasah, pada Selasa (21/7/2026).
Razia yang dilaksanakan sebagai bagian dari penerapan tata tertib madrasah ini mengarah ke sejumlah barang yang tidak diperbolehkan dibawa oleh peserta didik, di antaranya rokok, vape, serta alat-alat kecantikan yang tidak berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan berlangsung secara tertib, humanis, dan mengedepankan pendekatan pembinaan kepada siswa.
Melalui kegiatan ini, Tim SAN berupaya menanamkan kesadaran kepada seluruh peserta didik akan pentingnya mematuhi peraturan madrasah sebagai bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Selain itu, razia ini juga menjadi langkah preventif untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu suasana belajar di lingkungan madrasah.

Siswa yang kedapatan membawa barang-barang yang melanggar ketentuan akan didata dan mendapatkan pembinaan lanjutan oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) masing-masing sesuai dengan prosedur yang berlaku di MTsN 1 Kota Bengkulu. Pembinaan tersebut bertujuan memberikan pemahaman, pendampingan, serta menumbuhkan kesadaran agar siswa tidak mengulangi pelanggaran yang sama.
Pembina SAN MTsN 1 Kota Bengkulu, Prima Ramadani, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan program pembinaan yang dilaksanakan secara berkala untuk memastikan seluruh peserta didik mematuhi tata tertib madrasah.
“Razia ini bukan bertujuan untuk mencari kesalahan siswa, melainkan sebagai langkah preventif dan edukatif agar mereka semakin sadar akan pentingnya menaati aturan madrasah. Apabila ditemukan siswa yang membawa barang-barang yang dilarang, maka akan dilakukan pembinaan lanjutan oleh guru BK masing-masing sehingga siswa mendapatkan pendampingan dan arahan yang tepat,” ujar Prima Ramadani.
Ia juga berharap seluruh peserta didik dapat menjadikan tata tertib sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku, sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, aman, serta mendukung prestasi akademik maupun pembentukan karakter.
Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya disiplin, menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, bebas dari rokok dan vape, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan taat terhadap peraturan madrasah.
(CH/Humas)






