Kota Bengkulu (Humas) – Dalam upaya memperkuat pemahaman keislaman dan membentuk karakter muslimah yang berilmu serta berakhlak mulia, Asrama Boarding MTsN 1 Kota Bengkulu menggelar Kajian Fikih Wanita yang menghadirkan pemateri secara langsung dari Al-Azhar Mesir melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh santri putri boarding di aula asrama, Minggu (19/7/2026).
Pada kajian pekan ini, materi yang disampaikan mengangkat tema “Pentingnya Menjaga Aurat dan Rasa Malu”, yang dibawakan oleh Ustadzah Nidithia, mahasiswi Universitas Al-Azhar, Mesir. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa menjaga aurat merupakan kewajiban bagi setiap muslimah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, sedangkan rasa malu adalah salah satu cabang keimanan yang harus senantiasa dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadzah Nidithia juga mengajak para santri untuk menjadikan rasa malu sebagai benteng diri dalam menjaga kehormatan, baik dalam pergaulan, bertutur kata, maupun dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, seorang muslimah tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecantikan akhlak yang tercermin melalui sikap santun, menjaga aurat, dan menjauhi perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Para santri tampak antusias mengikuti materi dan aktif memanfaatkan sesi diskusi untuk mengajukan berbagai pertanyaan seputar penerapan fikih wanita dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembelajaran daring ini, santri mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas karena dapat berinteraksi langsung dengan pemateri yang sedang menempuh pendidikan di salah satu pusat studi Islam terkemuka di dunia, yaitu Universitas Al-Azhar, Mesir.
Ketua Asrama MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Ningsih Fahruddin, M.Pd., menyampaikan bahwa kajian rutin ini merupakan bagian dari komitmen asrama dalam membina karakter dan spiritual santri putri.
“Kajian Fikih Wanita ini menjadi sarana bagi santri untuk memperdalam ilmu agama sekaligus membentuk pribadi muslimah yang berakhlak mulia. Kehadiran pemateri dari Universitas Al-Azhar Mesir memberikan motivasi tersendiri bagi para santri agar semakin semangat menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui program pembelajaran daring yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu berharap seluruh santri boarding mampu menjadi generasi muslimah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat, menjaga kehormatan diri, serta mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, madrasah, dan masyarakat.
(CH/Humas)






