Kota Bengkulu (Humas) — Memastikan informasi bantuan pendidikan dipahami dengan baik oleh penerima dan keluarga, MTsN 1 Kota Bengkulu menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 53 siswa penerima bantuan. Kegiatan berlangsung di Masjid An-Nur MTsN 1 Kota Bengkulu, Jumat (30/10/2026), dengan menghadirkan orang tua siswa masing-masing.
Sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman mengenai informasi dan mekanisme terkait bantuan PIP. Kehadiran orang tua dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk keterlibatan keluarga dalam mendampingi anak agar bantuan pendidikan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Penjelasan disampaikan oleh operator madrasah, Jefri Juanda Siregar, S.H., bersama Kartini, dengan didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Novita Lestari, M.H. Keduanya memberikan informasi kepada para penerima dan orang tua agar memahami hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses penerimaan bantuan Program Indonesia Pintar.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Novita Lestari, M.H., menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting agar siswa dan orang tua memperoleh pemahaman yang sama mengenai bantuan pendidikan yang diterima.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan siswa dan orang tua memahami informasi terkait Program Indonesia Pintar. Kami juga berharap orang tua dapat mendampingi anak dalam memanfaatkan bantuan tersebut sesuai kebutuhan pendidikan, sehingga manfaatnya benar-benar mendukung kelancaran belajar dan keberlanjutan pendidikan siswa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, orang tua memperoleh kesempatan untuk mendengarkan penjelasan secara langsung serta memahami informasi yang disampaikan oleh pihak madrasah. Sosialisasi juga menjadi ruang komunikasi antara madrasah dan keluarga sehingga informasi mengenai bantuan pendidikan dapat diterima secara jelas.
Pelibatan orang tua menjadi bagian penting dalam memastikan pendampingan terhadap siswa berjalan dengan baik. Bantuan PIP diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan peserta didik, sehingga mereka dapat terus mengikuti proses pembelajaran dan mengembangkan potensi diri.

Bagi MTsN 1 Kota Bengkulu, sosialisasi ini bukan sekadar penyampaian informasi administratif, tetapi juga wujud komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan yang terbuka, informatif, dan melibatkan orang tua. Sinergi antara madrasah, siswa, dan keluarga diharapkan mampu mendukung pemanfaatan bantuan pendidikan secara tepat dan bertanggung jawab.
Melalui sosialisasi kepada 53 siswa penerima PIP Ini, MTsN 1 Kota Bengkulu terus berupaya memastikan setiap informasi bantuan pendidikan tersampaikan dengan baik, sekaligus memperkuat kerja sama dengan orang tua dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak. (CH/Humas)






