Kota Bengkulu (Humas), September 2026 — Suasana demokrasi mewarnai kehidupan siswa di MTsN 1 Kota Bengkulu. Menjelang pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM-MPK masa bakti 2026–2027, madrasah menggelar debat kandidat yang diikuti oleh dua pasangan calon yang digelar di masjid An-Nur MTsN 1 Kota Bengkulu, Senin (21/9/2026).
Kegiatan debat menjadi ruang bagi para kandidat untuk menyampaikan visi, misi, program kerja, serta gagasan yang akan mereka bawa apabila mendapatkan amanah memimpin OSIM-MPK. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menyampaikan pendapat, berargumentasi secara santun, serta menghargai perbedaan gagasan.
Dua pasangan calon yang mengikuti debat tersebut yaitu Pasangan Calon 01 dari Partai Wijaya, dengan Karunia Fitriani sebagai calon Ketua dan Qaisara Zafirah Qanita sebagai calon Wakil Ketua. Sementara itu, Pasangan Calon 02 dari Partai Hebat, mengusung Muthi’ah El Madani sebagai calon Ketua dan Apriliani sebagai calon Wakil Ketua.
Dalam sesi debat, kedua pasangan calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misi serta menjelaskan gagasan dan program yang akan dikembangkan untuk kemajuan OSIM-MPK. Para kandidat juga menunjukkan kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan pandangan dalam menanggapi berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan siswa dan kegiatan organisasi di madrasah.
Debat kandidat tidak sekadar menjadi ajang penyampaian program, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi di lingkungan madrasah. Siswa belajar mengenal proses pemilihan pemimpin, memahami perbedaan pilihan, serta menggunakan hak suara secara bertanggung jawab.
Pembina OSIM-MPK MTsN 1 Kota Bengkulu, Melda Nuari Handini, M.Pd., menyampaikan bahwa debat kandidat merupakan salah satu tahapan penting dalam membangun pengalaman kepemimpinan siswa.
“Melalui debat ini, kami memberikan ruang kepada para calon untuk menyampaikan visi, misi, dan gagasannya secara terbuka. Yang paling penting adalah bagaimana siswa belajar berkomunikasi, menghargai perbedaan, bertanggung jawab, dan memahami proses demokrasi dengan baik,” ujar Melda.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk mengenal gagasan masing-masing pasangan calon sebelum menentukan pilihan dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM-MPK masa bakti 2026–2027.
Melalui rangkaian proses pemilihan yang edukatif, MTsN 1 Kota Bengkulu terus mendorong terbentuknya budaya demokrasi yang sehat sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, dan sikap saling menghargai.
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM-MPK diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan siswa yang mampu melahirkan pengurus aktif, kreatif, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan madrasah.
(CH/Humas)






