Kota Bengkulu (Humas) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan Kreativitas Seni Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Market Day (Kewirausahaan) siswa kelas VII dan VIII. Kegiatan yang digelar di Mega Mall Kota Bengkulu ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru, staf tata usaha, wali siswa, serta para tamu undangan, Rabu, 11 Februari 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Melalui kreativitas siswa yang dituangkan dalam kegiatan kokurikuler, kita perdalam rasa cinta kepada budaya daerah dan ukhuwah basyariyyah (persaudaraan antar sesama manusia)”. Tema ini menjadi landasan dalam menumbuhkan karakter siswa yang kreatif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap budaya daerah dan nilai-nilai kebersamaan.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah bagi siswa untuk menunjukkan rasa seni dan kreativitas yang ada dalam diri masing-masing. Selain sebagai ajang penampilan bakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, serta kecintaan terhadap budaya lokal.
Kegiatan kreativitas seni yang ditampilkan oleh siswa kelas IX menampilkan berbagai pertunjukan seni yang menarik dan menghibur, mulai dari penampilan seni budaya daerah hingga kreasi seni modern yang dikemas secara edukatif. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para wali siswa dan pengunjung yang hadir.

Sementara itu, kegiatan Market Day (Kewirausahaan) yang diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII menghadirkan beragam produk hasil kreativitas siswa. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk mengenal dunia usaha sejak dini, mengembangkan jiwa mandiri, serta belajar bekerja sama dalam mengelola usaha sederhana.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu berharap siswa tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga mampu mengasah kreativitas, memperkuat karakter, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah dan ukhuwah basyariyyah dalam kehidupan sehari-hari.

(CH/Humas)






