Kota Bengkulu (Humas) — Rangkaian Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu ditutup dengan kegiatan yang sarat makna. Pada Sabtu (4/7/2026), seluruh peserta didik baru mengikuti kegiatan Pengenalan Cinta dan Peduli Lingkungan Sekitar melalui aksi penanaman tanaman di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pendidikan karakter sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini. Setiap kelompok peserta MATSAMA membawa dua tanaman pucuk merah, satu tanaman bougenvil, satu tanaman palem yang kemudian ditanam dan ditata di berbagai sudut madrasah.

Dengan semangat kebersamaan, para peserta didik baru bekerja sama menyiapkan media tanam, menanam, hingga menata pot agar lingkungan madrasah menjadi lebih hijau, indah, dan nyaman. Kegiatan ini juga melatih rasa tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian peserta terhadap lingkungan tempat mereka akan menimba ilmu.
Pembina OSIM MPK MTsN 1 Kota Bengkulu, Melda Nuari Handini, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman tanaman merupakan bagian dari pembelajaran karakter yang ingin ditanamkan kepada seluruh peserta didik baru.
“Kami berharap tanaman yang ditanam hari ini tidak hanya mempercantik lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya rasa cinta, kepedulian, dan tanggung jawab peserta didik terhadap lingkungan. Semoga semangat menjaga kebersihan dan kelestarian madrasah terus terpelihara selama mereka belajar di MTsN 1 Kota Bengkulu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., mengapresiasi antusiasme seluruh peserta didik baru dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, madrasah tidak hanya berperan mencetak generasi yang unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki jiwa gotong royong.
Melalui kegiatan penanaman ini, diharapkan peserta didik baru semakin memiliki rasa memiliki terhadap madrasah serta termotivasi untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian lingkungan. Aksi sederhana tersebut menjadi penutup yang bermakna bagi rangkaian MATSAMA 2026 sekaligus menjadi awal langkah peserta didik baru dalam mewujudkan budaya madrasah yang hijau, bersih, sehat, dan berkarakter.
(CH/Humas)






