0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

Tim BK Bekali Peserta MATSAMA MTsN 1 Kota Bengkulu dengan Edukasi Anti-Bullying

Citra Handayani

Jul. 2, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — Dalam rangka menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan ramah anak, Koordinator Bimbingan dan Konseling (BK) Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu, Elsi Setiawati, S.Pd bersama Hendra Gunawan, S.Pd., memberikan materi “Stop Bullying, Pelecehan Seksual, dan Pergaulan Bebas” kepada peserta didik baru pada kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA), Kamis (2/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Tim dari BK mengajak seluruh peserta didik untuk memahami bentuk-bentuk bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, serta pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan membangun pergaulan yang sehat. Ia juga mengingatkan siswa agar berani menolak segala bentuk pelecehan seksual dan menghindari pergaulan bebas yang dapat berdampak negatif bagi masa depan.

Peserta MATSAMA tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan secara interaktif. Melalui diskusi dan tanya jawab, siswa diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila menjadi korban maupun menyaksikan tindakan bullying, sehingga tercipta budaya saling peduli dan melindungi di lingkungan madrasah.

Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menyampaikan bahwa edukasi mengenai pencegahan bullying dan pelecehan seksual menjadi salah satu materi penting dalam MATSAMA sebagai upaya membangun karakter peserta didik sejak dini. Menurutnya, madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa untuk belajar dan berkembang.

“Kami berkomitmen mewujudkan MTsN 1 Kota Bengkulu sebagai madrasah yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Melalui pembekalan ini, kami berharap seluruh peserta didik memiliki keberanian untuk menolak bullying, menghargai sesama, serta menjaga pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab,” ujar Diniah.

Melalui materi ini, MTsN 1 Kota Bengkulu berharap seluruh peserta didik baru dapat menjadi generasi yang berkarakter, saling menghargai, berani berkata tidak terhadap bullying, serta bersama-sama mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

 (CH/Humas)

Artikel Terkait