Kota Bengkulu (Humas) — Suasana hangat dan penuh semangat tampak di gerbang Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu setiap pagi. Guru yang bertugas piket hadir lebih awal untuk menyambut kedatangan para siswa dengan senyum, salam, sapa, dan penuh keramahan sebagai bentuk penerapan budaya positif di lingkungan madrasah, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan penyambutan ini merupakan rutinitas yang dilaksanakan setiap hari sebelum proses pembelajaran dimulai. Kehadiran guru piket di gerbang tidak hanya bertujuan menyambut siswa, tetapi juga memastikan kedisiplinan, kerapian berpakaian, serta memberikan motivasi agar peserta didik memulai aktivitas belajar dengan semangat dan sikap yang positif.

Dengan menyapa dan memberikan salam kepada setiap siswa yang datang, guru membangun kedekatan emosional sekaligus menciptakan suasana madrasah yang nyaman, aman, dan menyenangkan. Interaksi sederhana tersebut menjadi wujud kepedulian guru terhadap perkembangan karakter peserta didik.
Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si, menyampaikan bahwa budaya senyum, salam, dan sapa merupakan bagian dari pembiasaan karakter yang terus ditanamkan kepada seluruh warga madrasah.

“Melalui penyambutan setiap pagi, kami ingin menumbuhkan rasa hormat, kepedulian, serta semangat kebersamaan antara guru dan siswa. Hal-hal sederhana seperti menyapa dan memberi salam memiliki makna besar dalam membentuk karakter peserta didik yang santun, disiplin, dan berakhlak mulia,” ujar beliau.

Program penyambutan oleh guru piket ini menjadi salah satu upaya MTsN 1 Kota Bengkulu dalam mewujudkan lingkungan belajar yang ramah dan religius. Dengan suasana yang penuh kehangatan sejak memasuki gerbang madrasah, diharapkan seluruh siswa semakin termotivasi untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
(CH/Humas)






