0232 123456

mtsn1kotabengkulu@yahoo.co.id

Today :

Hadiri Pengukuhan FPMI, Ka.MTsN 1 Kota Bengkulu Ajak Wujudkan Madrasah Ramah bagi Semua

Citra Handayani

Jul. 3, 2026

Kota Bengkulu (Humas) — Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bengkulu, Dr. Diniah, M.Pd.Si, didampingi guru Dr. Ningsih Fahruddin, M.Pd dan Rita Sari Hasmuniar, M.Pd menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Wilayah Forum Pendidik Madrasah Inklusi (FPMI) Provinsi Bengkulu yang dirangkaikan dengan Penguatan Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Madrasah. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, ramah anak, serta memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus.

Pengukuhan Pengurus Wilayah FPMI Provinsi Bengkulu dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin Latief, S.Ag., M.Si. Kegiatan juga diisi dengan pembinaan mengenai kebijakan penyelenggaraan pendidikan inklusif oleh Kasubdit Vokasi dan Inklusi Direktorat KSKK Kementerian Agama RI, Dr. Anis Masykhur, S.Ag., M.A., yang memberikan penguatan kepada para kepala madrasah, guru, dan pemangku kepentingan terkait implementasi pendidikan inklusif di lingkungan madrasah.

Kehadiran Dr. Diniah, M.Pd.Si., bersama Dr. Ningsih Fahruddin, M.Pd., menunjukkan komitmen MTsN 1 Kota Bengkulu dalam mendukung program Kementerian Agama untuk mewujudkan madrasah yang mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik serta memberikan layanan pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi.

Dalam kesempatan ini, Dr. Diniah, M.Pd.Si., menegaskan bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar program, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam memenuhi hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“MTsN 1 Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan pendidikan yang inklusif. Setiap peserta didik memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. Karena itu, madrasah harus menjadi rumah belajar yang ramah, aman, nyaman, dan menghargai setiap perbedaan,” ujar Dr. Diniah.

Sementara itu, Dr. Ningsih Fahruddin, M.Pd menyampaikan bahwa penguatan pendidikan inklusif menjadi bekal penting bagi pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dalam memberikan layanan pembelajaran yang berpihak pada kebutuhan setiap peserta didik.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu berharap dapat terus memperkuat budaya madrasah yang inklusif, humanis, dan berkeadilan, sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang memberikan kesempatan berkembang secara optimal bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.

 (CH/Humas)

Artikel Terkait