PENGUATAN AKUNTABILITAS KINERJA
- Keterlibatan Pimpinan Secara Langsung
– Pimpinan aktif mengarahkan, memonitor, dan mengevaluasi capaian kinerja.
– Pimpinan terlibat dalam penyusunan perencanaan kinerja, monev, dan pengambilan keputusan berbasis data. - Perencanaan Kinerja yang Jelas dan Terukur
– Penyusunan Renstra, IKU, PK (Perjanjian Kinerja) unit dan individu yang terintegrasi.
– Indikator kinerja harus spesifik, terukur, relevan, dan terlaporkan. - Pengukuran Kinerja yang Sistematis
– Pengisian dan monitoring capaian IKU secara berkala.
– Penilaian kinerja individu (SKP/PKP) dilakukan obyektif dan teradministrasi. - Pelaporan Kinerja
– Penyusunan LAKIP/SAKIP yang berkualitas.
– Laporan kinerja disampaikan tepat waktu dan berbasis data. - Evaluasi & Tindak Lanjut
– Monev internal terhadap realisasi kinerja.
– Penggunaan hasil evaluasi untuk perbaikan program dan peningkatan kualitas layanan.






